• your image alt

    Slider Title 1

    Place Your Description here.... At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas...

  • your image alt

    Slider Title 2

    Place Your Description here.... At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas...

  • your image alt

    Slider Title 3

    Place Your Description here.... At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas...

Manchester United 2013-2014 FULL SQUAD LIST

Goalkeepers:

David De Gea
1- David De Gea

Anders Lindegaard
13- Anders Lindegaard

Sam Johnstone
50- Sam Johnstone

Ben Amos
40- Ben Amos


Defenders:

Nemanja Vidic
15- Nemanja Vidic (Captain)

Rio Ferdinand
5- Rio Ferdinand

Michael Keane
38- Michael Keane

Scott Wootton
31- Scott Wootton

Alexander Buttner
28- Alexander Buttner

Chris Smalling
12- Chris Smalling

Johnny Evans
6- Johnny Evans

Phil Jones
4- Phil Jones

Patrice Evra
3- Patrice Evra

Rafael Da Silva
2- Rafael Da Silva

Fabio Da Silva
22- Fabio Da Silva

Guillermo Varela
Guillermo Varela


Midfielders:

Shinji Kagawa
26- Shinji Kagawa

Nick Powell
Nick Powell

Darren Fletcher
24- Darren Fletcher

Tom Cleverley
23- Tom Cleverley

Michael Carrick
16- Michael Carrick

Ryan Giggs
11- Ryan Giggs

Anderson
8- Anderson

Danny Ward
Danny Ward

Marouane Fellaini
Marouane Fellaini

Forwards:

Robin Van Persie
20- Robin Van Persie

Danny Welbeck
19- Danny Welbeck

Ashley Young
18- Ashley Young

Nani
17- Nani

Javier Hernandez (Chicharito)
14- Javier Hernandez

Wayne Rooney
10- Wayne Rooney

Antonio Valencia
25- Antonio Valencia

Wilfried Zaha
29- Wilfried Zaha

Angelo Henriquez
21- Angelo Henriquez

Read More
Selasa, 12 November 2013 0 komentar

BIOLOGI Jaringan Tumbuhan

Jaringan Tumbuhan


Jaringan adalah kumpulan dari beberapa sel yang menjalankan fungsi-fungsi tertentu guna mendapatkan tujuan yang sama.



Tumbuhan memiliki dua jaringan yaitu, jaringan embrional dan jaringan dewasa. apa itu jaringan embrional? dan apa itu jaringan dewasa? berikut adalah penjelasan yang saya ketahui.
Jaringan embrional : Jaringan yang terdiri dari sel-sel yang masih aktif membelah. Sering juga disebut dengan nama Jaringan meristem.
berikut adalah ciri-cirinya:
  • Ukuran sel kecil
  • Dinding sel masih tipis
  • Nukleus besar dan vakuola kecil
  • Banyak terdapat sitoplasma
  • Plastida belum matang
  • Bentuk selnya kubus
Jaringan meristem terbagi menjadi tiga jenis;
  1. Pro meristem : Jaringan meristem yang sudah ada semenjak tumbuhan masih berbentuk biji
  2. Meristem primer : Jaringan meristem yang ada pada tumbuhan dewasa dan masih aktif membelah diri. Pertumbuhan selnya berupa pertumbuhan primer yaitu bertambah panjang dan tinggi
  3. Meristem sekunder : Jaringan meristem yang berasal dari jaringan primer untuk pertumbuhan sekunder seperti diameter batang bertambah.
Menurut bentuknya dibagi menjadi tiga lagi ;
  1. Apikal : Jaringan meristem yang terletak pada ujung akar dan ujung batang
  2. Lateral : Jaringan meristem yang terletak di samping atau tepi tumbuhan
  3. Intekalar : Jaringan meristem yang terletak pada tumbuhan dewasa. Pada bagian dalam kambium / ruas-ruas.
Jaringan Dewasa : Sel-sel baru dari jaringan meristem yang mengalami diferensiasi
 Jaringan Dewasa dibagi menjadi 4 yaitu;
  1. Jaringan Epidermis
    Jaringan ini merupakan jaringan terluar dari jaringan tumbuhan. Jaringan ini yang melindungi jaringan-jaringan yang berada di dalamnya. Ciri-ciri dari jaringan ini adalah selnya hidup, tersusun rapat, berbentuk seperti balok. Adapun bentuk lain dari epidermis yaitu stomata, trikoma, sisik spina, kutikula dan lentisel.
  2. Jaringan Parenkim
    Jaringan ini merupakan jaringan dasar dari penyusun organ tumbuhan. Bentuknya bervariasi dan Jenisnya yaitu, aerenkim (udara), penimbun, asimilasi(fotosintesis), angkut, penutup luka, dan air.
  3. Jaringan Penyokong.
    Tumbuhan mempunyai kolenkima dan sklerenkima sebagai jaringan penyokong. Jaringan penyokong sebenarnya merupakan perkembangan dari jaringan parenkim yang dindingnya mengalami penebalan menjadi kolenkim dan berlanjut menjadi skelerenkim.
    Jaringan ini terdiri atas :
    kolenkim
    kolenkim

    Kolenkim. Jaringan kolenkim masih merupakan sel hidup dengan dinding sel yang lunak dan plastis (bisa ditarik tapi tidak kembali ke wujud asal). Dapat ditemukan di tepi batang ataupun dalam ikatan pembuluh. Kolenkim mempunyai dinding dengan penebalan tidak merata, dengan sejumlah besar pektin dan hemiselulosa tetapi tidak berlignin. Fungsi kolenkim adalah penyokong pada tumbuhan muda yang sedang tumbuh dan pada tumbuhan herba.

    Sklerenkim. Terdiri dari sel mati dengan penebalan dinding yang merata dan mengandung lignin. Menurut bentuknya, sklerenkim dapat dibagi menjadi :
    Serabut sklerenkim yang berbentuk serabut panjang. Terdapat pada korteks, perisikel, floem atau xilem. Serat pada tumbuhan monokotil terdapat pada bagian daun, misalnya pelepah daun pisang, nanas seberang, dll. Serat pada tumbuhan dikotil seperti rosela dan waru sering digunakan sebagai bahan untuk membuat benang pakainan, tambang, maupun karung.
    Sklereid (sel batu), berbentuk bersegi dengan dinding yang keras. Umumnya terdiri atas sel yang pendek dan dindingnya banyak memiliki noktah. Terdapat pada semua organ tumbuhan. Fungsinya untuk menguatkan bagian tumbuhan yang sudah dewasa dan melindungi bagian lunak yang lebih dalam. Dalam praktik mengamati struktur sel sklereid biasa digunakan zat pewarna anilin sulfat untuk mewarnai bagian dinding sel yang mengalami penebalan dari zat kayu atau lignin. Contohnya kulit biji, batok kelapa.
    sklerenkim
    sklerenkim
  4. Jaringan pengangkut
    Jaringan ini terdiri dari jaringan xilem (pembuluh kayu) dan floem(pembuluh tapis). Xilem bertugas mengangkut air dan zat hara dari dalam tanah ke seluruh bagian tumbuhan. Sedangkan floem bertugas mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan. Adapun bentuk-bentuk berkas pembuluh angkut pada tumbuhan adalah;
    Kolateral

    Gambar A adalah Kolateral tertutup biasanya ditemukan pada tumbuhan monokotil.
    Gambar B adalah Kolateral Terbuka biasanya ditemukan pada tumbuhan dikotil.

    Bikolateral

    Kosentris

    Radial

Read More
0 komentar

Cara Belajar Efektif dan Efisien

Menurunnya nilai kita dalam suatu pelajaran itu biasanya tidak lepas dari masalah susahnya mencari cara belajar efektif. Jadi pada dasarnya kebiasaan belajar yang kita lakukan akan berpengaruh dengan sukses atau tidaknya dari hasil yang kita dapatkan. Meskipun faktor penyebabnya bervariatif, namun yang jelas apabila kita bisa menemukan cara yang tepat ketika belajar maka hasil maksimal pun bisa kita dapatkan.
Sebenarnya cara belajar yang kita lakukan sehari-hari belum tentu itu merupakan cara belajar yang efektif. Terkadang kita belajar memerlukan waktu yang lama namun kita belum juga bisa memahami materi yang kita pelajari. Oleh karena itu berikut ini ada beberapa cara belajar efektif yang bisa anda lakukan:

1. Jangan Belajar Hanya Karena Akan Ujian
Untuk seorang yang rajin, tentu mereka akan belajar secara rutin setiap harinya untuk setidaknya membaca atau memahami pelajaran yang belum ia mengerti. Hal ini tentu sangat efektif daripada kita belajar hanya karena akan menghadapi ujian.

2. Buatlah Jadwal Belajar
Belajar yang efektif itu dengan merencanakan/menjadwalkan sebelumnya. Jadi buatlah jadwal belajar setiap hari kemudian usahakan untuk melaksanakan jadwal tersebut dengan komitmen yang tinggi.

3. Mempunyai Tujuan Khusus Dalam Belajar
Disini maksudnya kita harus memiliki tujuan untuk menyelesaikan permasalahan apa atau bisa juga ingin memahami materi yang mana. Jadi dari situ kita bisa terfokuskan untuk mempelajari satu hal tanpa harus bingung ketika hendak mempelajari apa.

4. Jangan menunda waktu belajar
Apabila kita sering menunda belajar, maka lama-kelamaan kita bisa malas untuk belajar. Dan ini tentu akan memperburuk kebiasaan kita. Jadi untuk mendapatkan cara belajar yang efektif anda harus menghindari kebiasaan yang satu ini.

5. Mendahulukan Materi Yang Sulit Untuk Dipelajari
Pelajaran yang sulit kerap kali membutuhkan konsentrasi yang tinggi. Oleh sebab itu dengan mendahulukan materi yang sulit dahulu maka waktu kita akan lebih efektif dalam belajar.

6. Mengikuti Belajar Kelompok
Belajar dengan cara kelompok merupakan cara yang paling efektif dalam belajar. karena disana kita bisa sharing materi pelajaran serta apabila ada kesulitan anggota kelompok bisa saling membantu. Selain itu dengan belajar kelompok tugas pun bisa cepat terselesaikan.

7. Buatlah Rangkuman Materi Pelajaran
Kebiasaan ini memang sangat penting dan juga sangat bermanfaat ketika kita belajar. Selain sangat efektif, kita juga bisa dengan mudah menuju ke inti pelajaran dengan adanya rangkuman tersebut.

Itulah beberapa cara belajar efektif yang dapat anda lakukan untuk meningkatkan kualitas belajar anda dan juga anda bisa mendapatkan hasil yang optimal dalam belajar.

Read More
0 komentar

10 Pesepakbola Tercepat Di Dunia Versi FIFA

Salam Olahraga,

Banyak karakteristik yang muncul dari seorang atlit, salah satunya adalah kecepatan lari. Bicara kecepatan lari dunia akan berpaling pada sosok bernama Usain Bolt , sprinter Jamaika yang memgang rekor dunia tercepat dilari 100 meter hingga kini. Atau juga Brian Habana atlir rugby AfSel yang mampu mengalahkan pesawat Air Bus dan mengimbangi Cheetah.

Bagaimana dengan dunia sepakbola, saya sempat terkaget-kaget dengan Theo Walcott dan Gareth Bale yang memiliki kemampuan lari yang cepat, lalu rekrutan baru Borrusia Dortmund Patrick Abume yang yang juga memiliki kemampuan lari yang cepat.

FIFA selaku otoritas sepakbola dunia, baru-baru ini merilis daftar pemain yang memiliki kecepatan atau istilahnya para pelari cepat lapangan hijau. Data yang mereka ambil dari beberapa liga/kompetisi untuk mencari para pemain yang memiliki kecepatan dalam dribbling maupun saat mencari posisi dilapangan hijau.
Nama striker Arsenal, Theo Walcott akhirnya menjadi pemenang dalam daftar pemain yang memiliki kecepatan. Mengalahkan nama-nama yang terkenal dengan kecepatan larinya macam Gareth Bale, Cristiano Ronaldo, dan lain-lain. Theo Walcott mampu berlari dengan kecepatan 35,70 km/jam, dibandingkan dengan kemapuan Usain Bolt catatannya tidak terlampau jauh karena manusia tercepat dilintasan atletik dengan catatan 38,60 km/jam.

Berikut daftar 10 pemain dengan kecepatan tertinggi di dunia versi FIFA :
1. Theo Walcott (Arsenal) : 35,70 km /jam
2. Antonio Valencia (Man United) : 35,20 km /jam
3. Gareth Bale (Real Madrid) : 34,70 km /jam
4. Aaron Lennon (Hotspur) : 33.80 km /jam
5. Cristiano Ronaldo (Real Madrid) : 33,60 km /jam
6. Lionel Messi (Barcelona) : 32,50 km /jam
7. Wayne Rooney (Man United) : 32,10 km /jam
8. Franck Ribery (Muenchen) : 30,70 km /jam
9. Arjen Robben (Muenchen) : 30,70 km /jam
10. Alexis Sanchez (Barcelona) : 30,10 km /jam

Pemain dengan kemampuan lari cepat memang dapat memaksimalkan kemampuan penyerangan sebuah klub ataupun timnas, apalagi klub/Timnas dengan karakteristik serangan balik cepat. Barcelona, Muenchen, Man United mampu meraih berbagai gelar domestik maupun Eropa dengan adanya beberapa pemain dengan tipikal cepat.

Indonesia pun memiliki banyak pemain dengan kemampuan lari cepat macam Andik, Okto, dan lain-lain yang merupakan asset yang dapat dimanfaatkan baik oleh klub maupun Timnas Indonesia kelak.
Selamat untuk bro Walcott ! Tetapi sayang bro Walcott tidak bisa memperkuat Inggris dikualifikasi Piala Dunia 2014.

Read More
0 komentar

Cristiano Ronaldo Profile

BIOGRAPHY

 Place of Birth:
Madeira, Portugal

Date of Birth: 
05/02/1985
Position: 
Forward
Weight: 
84.5 kg
Height: 
186.5 cm
Nationality: 
Portuguese
Cristiano Ronaldo was born and raised in a working class neighborhood on the Portuguese island of Madeira. He officially began playing football in 2003 for Clube Futebol Andorinha de Santo Antonio. By the age of ten, the islands more prominent teams began expressing interest in the phenom. Ronaldo joined Nacional da Ilha da Madeira, where he continued his meteoric rise and one year later was on the move to Lisbon, where he signed for Sporting in 2001. He is still the only player in club history to be promoted by four academy teams until debuting with the first team in one season. Ronaldo scored a brace in his first match against Deportivo Moreirense and went on to win the Superliga that same year as a mainstay One season later he made his European debut in a Champions League qualifier against Inter.
The turning point of his career was a brilliant performance during a friendly against Manchester United in 2001. Ferguson later admitted that his players couldn’t stop talking about Ronaldo. Even on the flight back to England, players of the likes of Roy Keane and Van Nistelrooy insisted that the manager sign Cristiano. The official announcement was made one week later after ManU paid £12.24 million for his services; a record transfer fee for an adolescent.

Cristiano Ronaldo perfected his skills in the following years and also managed to stand out for his intelligence and great physique. He would go on to win the Ballon d’Or, the Golden Boot, the FIFA World Player award, the FIFPro award, the UEFA Club Forward of the Year distinction, and became the top-scorer of the Champions League.
The Madridista forward made his international debut on 20 August 2003 against Kazakhstan and has since become the captain of Portugal, who he led into action in the 2010 World Cup.

PERSONAL
  • Cristiano's life radically changed when he signed for Manchester United. He went from earning 1,500 euros to 150,000 euros a month overnight.
  • He started playing football at Andorinha, a small club in which his father worked as equipment manager.
  • He was named Ronaldo after Ronald Reagan, whom he's parents greatly admired.
HONOURS
  • La Liga: (2012)
  • Copa del Rey: (2011)
  • Spanish Super Cup: (2012)
  • UEFA Champions League: (2008)
  • FIFA Club World Cup: (2008)
  • Premier League: (2009, 2008, 2007)
  • FA Cup: (2004)
  • Community Shield:  (2008, 2007)
  • Football League Cup:  (2009, 2006)
  • Ballon d'Or: (2008)
  • FIFA World Player (2008)
  • Golden Boot: (2011, 2008)
  • Pichichi Trophy (2011)
  • FIFPro World Player of the Year: (2008)
  • Bravo Trophy: 2004
  • FIFA/FIFPRO World XI: (2010
STATISTICS

Season 2012/2013

Liga Española 1ª División 2012-13
Champions League 2012-13
Copa del Rey 2012-13
Games34
12
7
Matches Started30
12
7
Matches Subbed In4
0
0
Minutes Played2841
1141
690
Minutes Played Starter2683
1141
690
Minutes Played Sub158
0
0
Goals Scored34
12
7
Headers Scored6
1
1
Goals w/ Right Foot18
9
2
Goals w/ Left Foot10
2
4
Penalty Kicks Scored6
0
1
Free Kicks Scored3
0
0
Goals as Starter33
12
7
Goals as Sub1
0
0
Shots235
80
42
On-Goal Percentage45
39
50
Assists w/ Goal9
1
1
Yellow Cards9
1
3
Red Cards0
0
1
Fouls Committed27
7
10
Fouls Drawn80
30
29
Steals49
25
9
Turnovers325
117
74
Penalties Received1
0
1
Penalties Committed0
0
0
Crosses Into Big Box77
21
21
Total Passes1207
516
301
Passes Completed884
399
224
Passes Incompleted323
117
77

CAREER
  • Sporting Lisbon (2001-2003)
  • Manchester United (2003-2008)
  • Real Madrid (2009-present)






















































































































































































    

Read More
0 komentar

Kimia : Gaya Van Der Waals



1. GAYA VAN DER WAALS

Gaya Van der Waals terjadi akibat interaksi antara molekul-molekul non-polar (Gaya London), antara molekul-molekul polar (Gaya dipol-dipol) atau antara molekul non-polar dengan molekul polar (Gaya dipol-dipol terinduksi). Berikut ini penjelasannya.
a.     Gaya Dipol-dipol

-          Merupakan gaya yang bekerja antara molekul-molekul polar (senyawa kovalen polar), yaitu molekul-molekul yang memiliki momen dipol.
-          Setiap senyawa kovalen polar memiliki dipol, yaitu muatan yang terpolarisasi (terkutubkan) menjadi muatan positif dan negatif.
-          Dipol-dipol yang berbeda akan saling tarik-menarik, sedangkan yang berlawanan akan tolak-menolak. Makin besar momen dipolnya, semakin kuat gayanya.

dipol-dipol
Tanda "+" menunjukkan dipol positif, tanda "-" menunjukkan dipol negatif .
dipol2
b.     Gaya Dipol Sesaat-Dipol Terinduksi (Gaya dispersi London)

-          Gaya antarmolekul ini umumnya dimiliki senyawa kovalen nonpolar yang tidak memiliki dipol (memiliki muatan namun tidak terkutubkan).
-          Molekul-molekul pada senyawa kovalen nonpolar tersusun dari inti atom dan elektron-elektron yang selalu bergerak bebas. Karena elektron selalu bergerak, muatan pada molekul nonpolar akhirnya terkutubkan (dipol sesaat) yang kemudian dapat menginduksi molekul nonpolar lainnya (dipol terinduksi).
-          Gaya antarmolekul ini dikenal dengan sebutan gaya dispersi London.

Kemudahan suatu molekul untuk membentuk dipol sesaat atau untuk menginduksi (mengimbas) suatu dipol disebut polarisabilitas (keterpolaran).
Polarisabilitas ini berkaitan dengan massa molekul relatif (Mr) dan bentuk molekul. Pada umumnya, makin banyak jumlah elektron, makin mudah mengalami polarisasi. Karena jumlah elektron berkaitan dengan Mr, maka semakin besar Mr, semakin kuat gaya London.
Gaya dispersi London ini termasuk gaya yang relatif lemah, karena interaksi yang terjadi adalah antar molekul nonpolar. Contoh molekul yang mengalami gaya london diantaranya: gas hidrogen, gas nitrogen, metana dan gas-gas mulia.

gaya london

Dua buah molekul nonpolar berinteraksi, kemudian salah satu molekul mulai terkutubkan karena pergerakan elektron yang bebas membentuk dipol sesaat. Disebut dipol sesaat karena dipol molekul tersebut dapat berpindah milyaran ribu kali dalam satu detik. Pada saat berikutnya dipol itu hilang atau bahkan sudah berbalik arahnya. Molekul tersebut kemudian menginduksi molekul non polar yang lainnya. Sehingga terjadi gaya dipol terinduksi.
Oleh karena itu, gaya antar molekul ini disebut gaya dipol sesaat-dipol terinduksi (gaya dispersi London)
c.      Gaya Dipol-dipol terinduksi
Suatu molekul polar yang berdekatan dengan molekul nonpolar, akan dapat menginduksi molekul nonpolar. Akibatnya. Molekul nonpolar memiliki dipol terinduksi. Dipol dari molekul polar akan saling tarik-menarik dengan dipol terinduksi dari molekul nonpolar. Contohnya terjadi pada interaksi antara HCl (molekul polar) dengan Cl2 (molekul nonpolar).
dipol induksi
2. GAYA ION-DIPOL
Gaya antarmolekul ini terjadi antara ion dan senyawa kovalen polar. Ketika dilarutkan dalam senyawa kovalen polar, senyawa ion akan terionisasi menjadi ion positif dan ion negatif. Ion positif akan tarik menarik dengan dipol negatif, dan sebaliknya.
Selain gaya ion-dipol, juga dikenal gaya ion-dipol sesaat, dimana terjadi dari interaksi antar gaya dipol-dipol terinduksi dengan gaya ion-dipol. Jika ion dari senyawa ion berdekatan dengan molekul nonpolar, ion tersebut dapat menginduksi dipol molekul nonpolar.Dipol terinduksi molekul nonpolar yang dihasilkan akan berikatan dengan ion.
iondipol
Gaya Ion-dipol

induksi
Gaya Ion-dipol terinduksi

 




3. IKATAN HIDROGEN

Ikatan hidrogen adalah sejenis gaya tarik antar molekul yang terjadi antara dua muatan listrik parsial dengan polaritas yang berlawanan.Ikatan hidrogen merupakan gaya dipol-dipol yang paling kuat namun ikatan antar atom yang paling lemah (dibandingkan dengan ikatan ionik dan kovalen).
Ikatan ini terjadi jika atom hidrogen berikatan dengan dua atau lebih atom lainnya yang memiliki keelektronegatifan tinggi (N, O, dan F). Ikatan N-H, O-H, atau F-H membentuk ikatan yang sangat polar, karena atom H dalam molekul tertentu sangat positif dan sangat disukai oleh atom N, O, atau F dari senyawa tetangganya.
Ikatan hidrogen dapat terjadi antar molekul maupun intra (dalam) molekul.

ikatan
Contoh molekul yang memiliki ikatan hidrogen: H2O, NH3, dan HF
air                      air
Molekul Air                                         Ikatan Hidrogen dalam Air


hf

ikatan hidrogen dalam HF
etanol-airaseton-air
  ikatan hidrogen antara etanol dengan air      ikatan hidrogen antara aseton dengan air
nh3-air
ikatan hidrogen antara amonia dengan air

Pengaruh Gaya Antarmolekul terhadap sifat fisika
Gaya antarmolekul yang dihasilkan mempengaruhi sifat fisis senyawa, diantaranya titik didih dan titik leleh, wujud zat, kekentalan, kelarutan dan berntuk permukaan cairan.
1.      Pengaruh ikatan Hidrogen terhadap Titik Didih dan Titik Leleh
Peristiwa pendidihan dan pelelehan pada dasarnya merupakan pemutusan ikatan. Semakin kuat ikatan yang terjadi, semakin tinggi titik didih dan titik leleh zat. Dengan semakin besar Mr, titik didih dan titik leleh pun semankin tinggi.
grafik

            Perhatikan baik-baik titik didih senyawa unsur hidrida golongan IVA, VA, VIA, VIIA, dan VIIIA pada grafik diatas yang mempengaruhi titik didih senyawa unsur hidrida golongan IVA, VA, VIA, VIIA, dan VIIIA adalah Gaya Van der Waals.
Dalam satu golongan, dari atas ke bawah, unsur memiliki Gaya Van der Walls yang semakin bertambah sebanding dengan bertambah besarnya Mr. Sebagai akibat yang seharusnya, titik didih dari atas ke bawah dalam satu golongan semakin bertambah. Namun kenyataannya tidaklah demikian.
Perhatikan titik didih H2O, HF dan NH3. Ketiganya memiliki titik didih yang berbeda jauh dengan senyawa hidrida yang lain. Hal ini karena ikatan hydrogen lebih kuat dibandingkan gaya Van Der Waals
2.      Pengaruh Gaya London terhadap Titik Didih dan Titik Leleh
Seperti ikatan hidrogen, kekuatan gaya London berbanding lurus dengan titik didih dan titik leleh. Jumlah elektron yang dimiliki suatu molekul akan berbanding lurus dengan massa molekul relatifnya (Mr). Selain itu, struktur molekul mempengaruhi kekuatan gaya London. Semakin luas permukaan sentuh, artinya semakin sedikit cabang, gaya London akan semakin kuat.

- HCl dibandingkan dengan HI
Pada senyawa polar HCl dibandingkan HI, HCl memiliki gaya tarik dipol lebih besar dibandingkan dengan HI, tetapi gaya london pada HCl akan lebih kecil dibandingkan dengan HI, seperti ditunjukkan pada tabel berikut ini :
Tabel perbandingan antara HCl dan HI
tabel
Dari tabel terlihat bahwa titik didih pada HI lebih besar dibandingkan dengan HCl, yang berarti gaya Van der Waals pada HCl lebih kecil dibandingkan dengan HI. Hal ini disebabkan pada HI gaya london memberikan pengaruh yang sangat besar dibandingkan gaya tarik dipol pada HCl.

- CCl4 dibandingkan dengan CHCl3
CHCl3 termasuk senyawa polar sehingga gaya Van der Waals-nya dipengaruhi oleh gaya London dan gaya tarik dipol-dipol, sedangkan pada CCl4 termasuk senyawa non polar yang berati gaya Van der Waals hanya dipengaruhi oleh gaya London saja.
Dari hasil pengukuran ternyata titik didh CHCl3 lebih kecil dibandingkan CCl4. Sehingga Gaya london sangat mempengaruhi besarnya titik didh pada senyawa.
chcl3-chcl4
Struktur CCl4 yang mempunyai Mr lebih besar dari CHCl3, mempunyai titik didih lebih tinggi. Hal tersebut dipengaruhi oleh gaya London yang bekerja pada CCl4 yang nonpolar.
3.      Pengaruh Gaya Antarmolekul terhadap Wujud Gas
Pada suhu rendah, gas nitrogen berwujud cair dan pada suhu tinggi berwujud gas. Hal ini dikarenakan pada suhu rendah, atom-atom N pada molekul N2 berikatan kovalen (intramolekul) yang sangat kuat dan gaya antarmolekulnya lemah, sehingga berbentuk cair. Namun pada suhu tinggi, gaya antarmolekul N2 tidak mampu mempertahankan jarak sehingga merenggang dan mengubahnya menjadi gas.
4.      Pengaruh Gaya Antarmolekul terhadap Kekentalan Cairan
Kekentalan merupakan ukuran halangan suatu zat untuk mengalir. Hal ini dipengaruhi oleh gaya antarmolekul. Semakin kuat gaya antar molekul, zat akan sulit mengalir (kekentalannya tinggi), dan sebaliknya.
Kenaikan suhu akan mempengaruhi jarak antarmolekul sehingga kekuatan gaya dan kekentalan berkurang.
5.      Pengaruh Gaya Antarmolekul terhadap Kelarutan
Kelarutan adalah kemampuan zat terlarut bercampur secara homogen dalam zat pelarut. Ada 3 jenis gaya tarik dalam larutan, yaitu gaya tarik antar zat terlarut (A-A), zat terlarut-zat pelarut (A-B), dan antar zat pelarut (B-B). Selain itu, terdapat prinsip Like Dissolved Like, dimana senyawa polar akan larut dalam senyawa polar, dan senyawa nonpolar larut dalam senyawa nonpolar.
6.      Pengaruh Gaya Antarmolekul terhadap Bentuk Permukaan Cairan
Gaya antarmolekul dapat menyebabkan permukaan cairan menjadi cekung atau cembung. Interaksi antara molekul yang berbeda (cairan dengan wadah yang ditempati) disebut adhesi. Sedangkan interaksi antarmolekul yang sama (antarmolekul cairan) disebut kohesi.
Jika adhesi lebih kuat daripada kohesi, permukaan cairan akan berbentuk cekung. Dan sebaliknya, jika kohesi lebih kuat dari adhesi, maka permukaan cairan cembung
kohes-adhes



LATIHAN

A.    Pilihan Ganda




1. Muatan listrik yang besarnya sama, tetapi berlawanan tanda yang terpisah pada jarak yang sangat kecil disebut...
A. momen dipol
B. dipol
C. momen elektron
D. kepolaran
E. polarizabilitas
2. Gaya yang terjadi antar molekul polar disebut...
A. gaya gravitasi
B. gaya London
C. gaya potensial
D. gaya elektrostatik
E. gaya induksi
3. Molekul-molekul dibawah ini dapat membentuk gaya antar molekul. Gaya antar molekul yang paling kuat adalah...
A. HF dan HCl
B. HF dan HI
C. HCl dan Cl2
D. HCl dan H2
E. H2 dan Cl2
4. Antar molekul diatomik dapat membentuk gaya antar molekul karena adanya gaya London. Sesuai dengan faktor-faktor yang mempengaruhi gaya LOndon, antar molekul diatomik berikut yang memiliki gaya van der waals paling kuat adalah...
A. H2 dan N2
B. N2 dan Cl2
C. H2 dan Cl2
D. N2 dan O2
E. Cl2 dan O2
5. Ikatan antar molekul yang paling lemah terjadi pada interaksi molekul-molekul...
A. CH4
B. HCl
C. H2O
D. NH3
E. C2H5OH
6. Penyebab adanya gaya London adalah...
A. adanya gaya tarik menarik antar molekul dalam senyawa nonpolar
B. adanya gaya tarik menarik antar molekul dalam senyawa polar
C. adanya dipol sesaat yang mampu menimbulkan tarik menarik antar molekul
D. adanya kemampuab tarik dari salah satu molekul
E. adanya ikatan hidrogen di antara molekulnya
7. Gaya antar moelkul yang bekerja pada molekul HF sehingga mempunyai titik didij yang lebih tinggi daripada HCl adalah...
A. gaya orientasi
B. gaya dispersi
C. ikatan hidrogen
D. gaya induksi
E. ikatan kovalen
8. Diantara pasangan senyawa berikut yang mempunyai Gaya London adalah...
A. CCl4
B. H2O
C CH4
D. CO2
E. NH3
9. Ikatan yang terdapat dalam molekul (antara atom C dengan H) dan antar molekul CH4 adalah…
A. Kovalen dan Gaya London
B. Ion dan Gaya Dispersi
C Kovalen dan Ikatan Hidrogen
D. Kovalen dan Gaya Van der Waals
E. Ion dan Ikatan Hidrogen
10. Ikatan antara atom H dan O dalam molekul air disebut ikatan...
A. ion
B. kovalen
C. hidrogen
D. van der waals
E. oksigen
11. Titik didih metana (CH2) lebih tinggi daripada neon (Ne), karena…
A. Massa molekul metana lebih besar dari neon.
B. Molekul metana mempunyai lebih banyak elektron daripada neon.
C. Polarisabilitas metana lebih besar dari neon.
D. Molekul metana membentuk ikatan hidrogen, neon tidak.
E. Molekul metana polar, neon tidak.
12. Diantara senyawa berikut ini yang di ramalkan mempunyai titik didih tertinggi adalah…
A. C2H6
B. C2H2Cl
C. C2H5OH
D. CH3COOH
E. CH3OCH3
13. Hidrogen yang digunakan sebagai bahan bakar adalah hidrogen cair. Hidrogen cair terbentuk karena adanya gaya...
A. gaya gravitasi
B. gaya London
C. gaya potensial
D. gaya elektrostatik
E. gaya induksi
14. Ikan dapat hidup dalam air karena di dalam air terdapat oksigen yang terlarut. Oksigen nonpolar dapat larut dalam air yang polar karena oksigen membentuk...
A. ion positif
B. ion negatif
C. dipol
D. dipol sesaat
E. gas
15. Iodin dapat berwujud padatan yang mudah menyublim. Ini disebabkan gaya antar molekulnya dangat lemah. gaya yang terjadi antar molekul iodin disebut gaya...
A. ion
B. kovalen
C. hidrogen
D. van der waals
E. oksigen
B. Essay
1. Jelaskan perbedaan gaya antarmolekul dengan gaya intramolekul dan berikan gambarannya!

2. Senyawa HBr merupakan senyawa kovalen polar yang dapat mengalami gaya antarmolekul. Apa jenis gaya antar molekulnya? Jelaskan dan gambarkan gaya antarmolekul HBr yang terjadi!

3. Gaya tarik-menarik apa saja yang terdapat dalam zat berikut (tuliskan rumus molekulnya beserta jenis ikatan dalam molekulnya!):
a. Metana
b. Karbondioksida
c. Gas hidrogen
d. Etanol
e. Ammonia
f. Metil amina
g. Aseton
h. Asam Asetat
i. Besi (II) oksida
j. Natrium klorida

4. Urutkan ketiga senyawa berikut berdasarkan kepolarannya. H2S, BF3, dan H2O. Bagaimanakah urutan titik didih ketiga zat tersebut? Jelaskan!

5. Jika ada molekul-molekul yang masing-masing mempunyai gaya London, gaya antar dipol, dan ikatan Hidrogen, manakah yang memiliki titik leleh dan titik didih yang tertinggi? Urutkan dari yang terendah ke tertinggi!





Read More
1 komentar